Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Rabu, 04 Maret 2015

Today Story

Today Story

Pagi di sekolah suasana piket. Pagi ini mungkin termasuk pagi yang santai tidak seperti hari biasanya, jika pagi biasanya kami sudah ada saja hal hal yang terjadi. Seperti halnya bacot bacotan lah, ribut masalah piket dan hal yang lainnya. 

Pukul 07.05 bel berbunyi. Semua siswa baris dengan rapih di lapangan untuk apel pagi (kebiasaan). Hari ini juga berbeda yang biasanya kelas kami tidak pernah rapih tetapi hari ini rapih dengan cepat tanpa disiapkan terlebih dahulu seperti biasa, bahkan hanya kelas kami yang tidak disiapkan. Untuk itu karena takut dimarahi saya sebagai wakil ketua kelas maju untuk menyiapkan sebagai pengganti ketua kelas karena ketua kelasnya agak sedikit telat. Kami jalani apel hingga selesai, seperti biasa baris dengarkan lupakan itu merupakan anggapan bagi banyak siswa di sini. 

Pukul 07.20 apel selesai dan masuk ke kelas dan pembiasaan baca Quran sampai pukul 07.30. Bel pelajaran pertama berbunyi. Kami belajar pelajaran pertama yaitu pkn. Lanjut ke pelajaran kedua agama, kami ulangan harian kedua hari ini. Jadi karena pelajarannya kepotong istirahat, kami minta ulangannya abis istirahat. Kami menggunakan sejam sblm istirahat untuk belajar. 

Pukul 09.30 bel istirahat berbunyi. Seperti biasa kami jajan ke kantin terus ke kelas lagi. Tetapi saya tidak ikut jajan melainkan saya hanya belajar untuk ulangan itu. Jika bosan belajar saya main hp sebagai selingan. 

Pukul 10.00 bel masuk berbunyi. Kami tidak merasa tegang seperti biasanya jika ada ulangan. Karena soalnya gampang. Ketika guru datang kami dibagi soal olehnya dan mengerjakan dengan lancarnya. Tidak lama-lama hanya 20 menit saja sudah ada yang mengumpul dan yang sudah selesai boleh keluar dulu itu sangat menyenangkan. Setelah selesai semua kami dibiarkan dan terserah untuk ngapain aja sampai habis waktunya dan ganti pelajaran. 

Waktu pelajaran agama sudah selesai berganti menjadi pelajaran selanjutnya yaitu mtk. Di pelajaran mtk kami hanya melanjutkan materi seperti biasa dan untuk sejauh ini kami sudah banyak mengerti. 
Kami diberikan latiha latihan agar lebih bisa lagi. Kebetulan setelah pelajaran mtk adalah shalat.

 Bel berbunyi waktunya shalat. Seperti biasa yang laki-laki terlebih dahulu kemudian setelah selesai yang laki" baru yang perempuan shalat. Ketika sudah selesai shalat semuanya masih ada waktu ntuk istirahat makan. Kami semua makan makanan yang bawa dari rumah jika yang dibekali dan juga yang beli jika tidak dibekali. Setelah selesai makan biasanya kami yang laki" di kelas kami main game atau ngobrol ngobrol. Hari ini yang perempuan di kelas kami ketika kami shalat mereka pesta durian sampai mabok di kelas tanpa sepengetahuan kami. Waktu kami sampai kelas mereka belum selesai menghabiskan durian tersebut. Kelas menjadi bau durian (parfum gratis). 

Pukul 13.00 tepat pelajaran terakhir yaitu biologi, pelajaran dimana kami tidak tau lagi harus ngapain untuk ngelakuin apa apa. Didukung oleh gurunya juga yang ngeselin. Jadi kami tidak peduli dengan keadaan kelas kami yang berantakan. Tiba-tiba gurunya datang kelas masih berantakan dan seketika keadaan menjadi gupek. Kami sudah membereskannya ketika guru itu masuk ia mencium bau durian. Lalu ia masuk dan berkata "Itu tuh mabok gara gara makan duren nggk bagi bagi". Tiba tiba ia menyuruh kami duduk dan ia memberikan pengumuman yang ternyata pengumuman itu adalah "Hari ini semua guru rapat jadi semua guru nggk bisa ngajar. Jadi kalo sekolah lain dipulangkan tetapi smp 1 tidak". Jadi kami dikasih tugas deh, yang ternyata tugasnya adalah hanya disuruh membaca baca buku dan mempelajarinya saja. Ketika ibu itu sudah keluar kami berteriak sorak bahagia karena bebas dan free. Kami bebas, terserah mau ngapain aja. 

Kami tidak ngapa- ngapain tanpa kerjaan bosen juga. Sampai pada suatu saat anak perempuan ngajak main kucing kucing buta. Tanpa basa basi sekelas langsung pada ikutan main. Untuk menentukan siapa yang jadi kami melakukan hompimpa ditentukan dengan yang banyak menang. Ternyata yang terbanyak adalah putih. Karena yang ikut banyak jadi yang putih tersingkir hingga sisa 5 orang dan 5 orang ini hompimpa lagi dan samapai pada akhirnya 1 orang jadi. Untuk itu yang jadi adalah nadhita dan dia ditutup matanya dan diputar putar 10 kali agar pusing. Kami semua berpakaian aneh dan menyumput ditempat strategisnya masing agar tidak ketahuan siapa dia. Jika yang ditebak benar maka ia jadi, tetapi apabila salah maka ia akan jadi lagi. Inilah foto foto beberapa orang yang menggunakan kostum kostum aneh. 


Tanpa disadari waktu pulang sudah dekat, kami tetap lanjut bermain tanpa peduli waktu. Tetapi waktu bel berbunyi kami tetap harus pulang. 

Tepat pukul 14.45 bel pulang berbunyi kami semua berkumpul di lobi sekolah. Kami berbicara bagaimana caranya agar semua sampai ke rumah sakit urip yang dimana di sana kami akan menjenguk ibu dari salah satu teman kami yang skit. Kami memutuskan untuk berangkat menggunakan mobil pribadi. Tetapi kami sempat khawatir karena takutnya jika kami sudah sampai kesana ternyata sudah dipindahkan ke rumah sakit umum. Untuk memastikannya kami menelpon teman kami yang mana dia adalh anaknya agar mendapatkan informasi yang jelas. Setelah menelpon hasilnya ternyata belum dipindahkan jadi kami menghela nafas Alhamdulillah. Kami semua berangkat. 

Sampai di sana kami kebingungan dimana ruangan tempat rawa inapnya. Awalnya kami tidak kepikiran untuk bertanya kepada receptionis. Kami jalan sana sini ke lantai atas dan ke bawah lagi tetapi tidak ketemu juga. Sampai pada suatu titik saya bilang "Kenapa nggk tanya receptionist aja ?" mereka sadar bahwa mereka sangatlah lalai ketika saya bilang begitu. Akhirnya kami bertanya dimana ruangan tersebut lantai berapa, kami langsung menuju kesana. Pada hirnya kami sampai di ruangan tersebut dan setiap siswa salim kepada ibunya. Dalam halnya kami bingung kenapa ibunya terkena kangker stadium 4 masih sehat sehat saja. Kami anak laki-laki ngobrol di luar ruangan, membicarakan hal itu. Karena kami kurang percaya. 

Tidak lama dari itu kami sudah mulai merasa agak sedikit bosan. Langsung saja kami berpamitan untuk pulang. Diakhir akhir itu kami memberikan sedikit hal kecil yang semoga bermanfaat bagi kesembuhan ibunya. Kami tidak enak jika langsung memberikannya kepada ibunya, lalu kami memberikannya kepada anaknya agar nanti dia yang dapat memberikannya. Kami pulang dengan perasaan senang. Kami pulang sama seperti datang menggunakan mobil pribadi. Tetapi tidak seperti berangkat, waktu berangkat kami samaan. Jika pulang ini kami tidak samaan lagi. Kelompok saya pulang paling terakhir. Kami naik mobil tante dari salah satu teman kami yaitu ajeng. Rombongan kami pulang paling terakhir, jadi kami menunggu kawan kami yang lainnya yang belum pulang. Ketika semua sudah pulang kami juga pulang. Di jalan kami bercanda ria dengan mengobrol ngobrol tentang apa yang telah didapat tadi waktu di rumah sakit. Kami semua pulang ke sekolah lagi. Sampai di sekolah dijemput masing masing, yang mana saya paling terakhir dijemput. 

Yang terpenting yang dapat kita ambila dari cerita ini adalah : Persahabatan tidak akan pernah putus walaupun kadang rusak. Kerusakan tidak akan memutus tetapi hanya menjadi bahan agar bisa diperbaiki. 

Terima Kasih semoga memotivasi. 





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Blogger Templates Read more: http://www.caraseoblogger.com/2013/11/cara-menambahkan-animasi-burung-twitter.html#ixzz3TKjTVRI8